Calo Berseragam Marak Di Satpas prototype Polrestabes Medan, Driver Ojol Di Peras 380 Ribu Perpanjang SIM

- Penulis

Kamis, 17 September 2026 - 15:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Indonesiaheadlinenews.com  || Medan – Citra Institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tampak nya kembali tercoreng, setelah timbulnya dugaan adanya “Mafia SIM” di Satpas prototype Polrestabes Medan.16/09/2026

WH seorang pria warga medan tembung mengungkapkan bila dirinya menjadi korban pungli dalam perpanjangan SIM C di Satpas prototype Polrestabes Medan dengan Oknum Polisi Berinisial RE

“Saya diminta oknum polisi satpas yang berinisial RE 380 ribu untuk memperpanjang SIM C dimana 130 ribu untuk psikologi dan 250 itu untuk biaya pembuatan SIM” Ucap WH

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diketahui, Biaya resmi perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) diatur dalam PP Nomor 76 Tahun 2020 tentang Tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Rincian Biaya Resmi (PNBP)SIM A / A Umum / B I / B II: Rp80.000
SIM C / C1 / C2: Rp75.000
SIM D / D1 (Disabilitas): Rp30.000SIM Internasional: Rp225.000

Atas tindakan dan perilaku oknum petugas tersebut, Kasat lantas Polrestabes Medan AKBP Sri Lestari Widodo (AKBP SL Widodo) ketika di konfirmasi wartawan
“Siap Bang..
Terima kasih informasi
Kami Cek Bang” Balasnya

Namun, Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H.
justru bungkam, dan terkesan cuek atas sikap dari pada Oknum yang telah merusak nama baik Polri.(Tim)

Baca Juga:  Toko Roti DMR Srigunting Resmi Melaporkan Yono Selaku Perwakilan Atik Bakery yang Melakukan Tindakan Pencurian.
Follow WhatsApp Channel indonesiaheadlinenews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolri Ungkap Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin Senilai Rp3,48 Triliun Hasil Operasi Gabungan di Belawan
Toko Roti DMR Srigunting Resmi Melaporkan Yono Selaku Perwakilan Atik Bakery yang Melakukan Tindakan Pencurian.
Aneh, Ditanya Mengapa Ada NPWPD Pajak Parkir diatas Parit dan Trotoar, Kabid Parkir Bapenda, Malah Ngaku Akan Cek kembali
Bapenda Kota Medan Dan Manager DIY William Iskandar Rampas Hak Pejalan Kaki, Buat Kegiatan Parkir Diatas Parit dan Trotoar.
Oknum Marinir Pangkalan Berandan Diduga Gelapkan Mobil, Pasutri di Mabar Menjerit Hilangnya Mata Pencairan, Setelah Lapor ke POM Kini Lapor ke Dankodaeral I
KASUS LEGIMAN PRANATA JADI CERMIN BURUKNYA KEPASTIAN HUKUM JAMINAN PERBANKAN DI INDONESIA
WALIKOTA MEDAN RICO WAAS SAPA WARGA BELAWAN, DENGAR LANGSUNG KELUHAN DRAINASE DAN INFRASTRUKTUR
KANTOR IMIGRASI BELAWAN GELAR RAKOR TIMPORA DELI SERDANG 2026
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Kapolri Ungkap Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin Senilai Rp3,48 Triliun Hasil Operasi Gabungan di Belawan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Toko Roti DMR Srigunting Resmi Melaporkan Yono Selaku Perwakilan Atik Bakery yang Melakukan Tindakan Pencurian.

Minggu, 11 Oktober 2026 - 01:19 WIB

Aneh, Ditanya Mengapa Ada NPWPD Pajak Parkir diatas Parit dan Trotoar, Kabid Parkir Bapenda, Malah Ngaku Akan Cek kembali

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:59 WIB

Bapenda Kota Medan Dan Manager DIY William Iskandar Rampas Hak Pejalan Kaki, Buat Kegiatan Parkir Diatas Parit dan Trotoar.

Rabu, 23 September 2026 - 15:02 WIB

Oknum Marinir Pangkalan Berandan Diduga Gelapkan Mobil, Pasutri di Mabar Menjerit Hilangnya Mata Pencairan, Setelah Lapor ke POM Kini Lapor ke Dankodaeral I

Berita Terbaru