MEDAN – Semangat kolaborasi dan kepedulian terhadap lingkungan kembali digaungkan Pemerintah Kota Medan. Melalui kegiatan Gotong Royong Massal dan Sapa Warga, Pemko Medan turun langsung ke tengah masyarakat Kelurahan Belawan I, Kecamatan Medan Belawan, pada Sabtu, 12 September 2026.

Kegiatan ini tidak hanya fokus pada pembersihan lingkungan, tetapi juga menjadi wadah komunikasi dua arah antara pemerintah dengan warga. Tujuannya jelas: membangun Medan Belawan yang bersih, tertib, aman, dan nyaman dimulai dari mendengar langsung suara masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hadir memimpin kegiatan tersebut Wali Kota Medan, Bapak Rico Tri Putra Bayu Waas. Turut mendampingi anggota DPRD Kota Medan Dapil 2 Medan Utara, para Kepala OPD di lingkungan Pemko Medan, unsur Forkopimda Kota Medan, Muspika Medan Belawan, Camat Medan Belawan Robby Kurniawan, S.E., M.M., jajaran Lurah dan Kepala Lingkungan, REAKSI – Relawan Antisipasi Kebencanaan dan Lingkungan Hidup Pesisir, tokoh masyarakat, serta ratusan warga Belawan I.
SAPA WARGA: MENDENGAR LANGSUNG, MENCAT DAN MENINDAKLANJUTI
Dalam sesi Sapa Warga, Wali Kota Rico berdialog langsung dengan masyarakat. Berbagai aspirasi, keluhan, dan masukan disampaikan warga secara terbuka.

Beberapa isu utama yang mengemuka di antaranya terkait perbaikan drainase, peningkatan kebersihan lingkungan, percepatan pembangunan infrastruktur, hingga pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di wilayah pesisir Medan Belawan.
“Kami datang ke sini bukan hanya untuk gotong royong. Yang paling penting adalah mendengar langsung apa yang menjadi keluhan Bapak Ibu. Semua masukan ini akan kami catat dan kami teruskan ke OPD terkait untuk segera ditindaklanjuti,” tegas Wali Kota Rico.
Keterlibatan unsur relawan juga menjadi kekuatan dalam kegiatan ini. REAKSI – Relawan Antisipasi Kebencanaan dan Lingkungan Hidup Pesisir turut hadir dan berpartisipasi aktif dalam gotong royong.
“Sebagai relawan yang fokus di wilayah pesisir, kami REAKSI siap bersinergi dengan Pemerintah Kota Medan. Kebersihan lingkungan dan kesiapsiagaan bencana harus dimulai dari pesisir. Kegiatan seperti ini sangat kami apresiasi karena pemerintah hadir, mendengar, dan bergerak bersama warga,” ujar Zevri Hutabarat, perwakilan REAKSI.
Menurut REAKSI, menjaga kebersihan drainase dan lingkungan pesisir adalah langkah awal paling penting untuk mengantisipasi banjir dan bencana di wilayah Belawan.

GOTONG ROYONG: BUKTI KEBERSAMAAN MENJAGA LINGKUNGAN
Usai sesi dialog, kegiatan dilanjutkan dengan Gotong Royong Massal. Wali Kota, unsur DPRD, OPD, TNI-Polri, REAKSI, camat, lurah, kepala lingkungan, tokoh masyarakat, dan warga bahu-membahu membersihkan parit, memungut sampah, dan menata lingkungan.
Aksi ini menjadi simbol bahwa menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Sinergi antara pemerintah, legislatif, relawan, dan masyarakat diharapkan dapat menumbuhkan budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan.
KOMITMEN PEMKO MEDAN UNTUK BELAWAN
Wali Kota Rico menegaskan, kegiatan seperti ini akan terus dilaksanakan secara rutin di seluruh kecamatan. Tujuannya agar tidak ada jarak antara pemerintah dan masyarakat.
“Pemerintah hadir di tengah masyarakat. Kami mendengar, kami mencatat, dan kami akan tindak lanjuti. Mari bersama-sama kita jaga Medan Belawan tetap bersih, tertib, aman, dan nyaman untuk kita semua,” tutupnya.
Kegiatan Gotong Royong Massal dan Sapa Warga di Kelurahan Belawan I diharapkan menjadi awal dari perubahan yang lebih baik, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat bahwa aspirasinya didengar dan diperjuangkan.
(TEAM)













Komentar