DUA TANGKI PERTAMINA DITEMUKAN DI DALAM GUDANG! Dikonfirmasi Kasus BBM Ilegal, Aipda EC Harahap Malah Menantang Media. Publik Kini Menuntut: “Buka CCTV Sekarang, Jangan Cuma Gertak Sambal!”

- Penulis

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU || Skandal dugaan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar bersubsidi di Jalan Melati, Kelurahan Bina Widya, Kota Pekanbaru, kini makin memanas dan menunjukkan kejanggalan luar biasa. Investigasi langsung awak media di lapangan Minggu malam pukul 20.55 WIB berhasil mendapati keberadaan dua unit mobil tangki Pertamina berwarna biru-putih sedang terparkir di dalam gudang tertutup tersebut. (3/8/2026)

 

Temuan mengejutkan di lapangan ini sekaligus memperkuat bukti fisik berupa foto berstempel GPS (GPS Map Camera) yang sebelumnya merekam pergerakan armada besar pada malam hari di lokasi berkoordinat 0.499039°, 101.375156°. Temuan tersebut mematahkan dugaan awal dan menegaskan bahwa aktivitas penyalahgunaan BBM bersubsidi di lokasi tersebut bukan sekadar isu belaka, melainkan praktik sistematis yang berlangsung di bawah kegelapan malam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Namun, respon mengejutkan justru datang dari sosok yang diduga kuat menguasai dan membekingi lokasi tersebut, yakni Aipda EC Harahap seorang oknum kepolisian yang bertugas aktif di Polsek Bina Widya.

 

Saat awak media melayangkan konfirmasi resmi mengenai keberadaan dua mobil tangki Pertamina di dalam gudangnya, Aipda EC Harahap melalui pesan singkat WhatsApp justru memberikan jawaban yang terkesan menantang dan meremehkan tugas jurnalistik.

 

“Gak masalah tu bang. naikkan aja beritax. Aq pun nanti berhak buat laporan atas berita abang. aq punya cctv kok. biar kita rilis berita abng ni,” tulis Aipda EC Harahap dalam pesan konfirmasinya pada pukul 22.55 WIB. Sikap terkesan arogan ini bukannya menyelesaikan masalah, justru semakin memancing reaksi keras dari publik dan insan pers.

 

Pernyataan “aq punya cctv kok” dari oknum tersebut langsung disambut tantangan terbuka oleh masyarakat luas dan awak media. Insan pers secara tegas menantang balik Aipda EC Harahap untuk tidak sekadar menggertak atau bersilat kata dengan klaim memiliki rekaman CCTV.

 

Jika benar gudang tersebut bersih dari aktivitas “kencing” Solar bersubsidi milik Pertamina, Aipda EC Harahap didesak untuk menyerahkan seluruh rekaman utuh CCTV gudang tanpa editan dari kurun waktu beberapa minggu terakhir kepada penyidik dan publik.

Baca Juga:  KLAIM ULAYAT TAPI PAKAI SKRPT PRIBADI: RONALDI TAK BISA BUKTIKAN LEGALITAS TANAH HPL, MALAH SESUMBAR DAN BLOKIR MEDIA! KAPOLRES SIAK, TANGKAP TERLAPOR!!

 

Publik menilai, apabila Aipda EC Harahap menolak atau berbelit-belit untuk membuka rekaman CCTV tersebut kepada tim penyidik independen, maka gertakan menantang balik media diduga kuat hanyalah bentuk kepanikan serta alibi untuk menutupi praktik dugaan kejahatan yang berlangsung di gudang Jalan Melati.

 

Keberadaan dua unit mobil tangki Pertamina di dalam gudang milik oknum aparat pada malam hari adalah tamparan keras bagi hukum dan keadilan. Solar bersubsidi disalurkan oleh negara menggunakan uang rakyat dan ditujukan khusus bagi masyarakat tidak mampu, nelayan, petani, serta angkutan umum yang sedang terhimpit beban ekonomi. Tindakan oknum berseragam yang diduga merampas hak rakyat miskin demi memperkaya diri sendiri adalah bentuk pengkhianatan paling nyata terhadap institusi Polri dan rakyat Indonesia.

 

Oleh karena itu, publik kini mendesak keras Kapolda Riau untuk turun tangan secara langsung dan tidak tinggal diam. Ketegasan serta integritas Kepolda Riau sedang diuji di hadapan masyarakat: apakah institusi berani menindak tegas anggotanya, atau justru membiarkan oknum penjahat berseragam melenggang bebas menantang hukum.

 

Masyarakat mendesak Kapolda Riau untuk segera membersihkan seluruh oknum anggota Polri yang terbukti merampas hak masyarakat tidak mampu, dengan mencopot Jabatan dan memproses Pemecatan Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap Aipda EC Harahap.

 

Tidak berhenti pada sanksi etik, Bid Propam bersama Ditreskrimsus Polda Riau harus segera menyita seluruh DVR CCTV di lokasi, menyegel gudang Jalan Melati, dan menyeret oknum polisi beserta sopir tangki Pertamina yang terlibat ke ranah pidana umum sesuai UU No. 22 Tahun 2001 tentang Migas.

 

Institusi Kepolisian dibiayai oleh uang pajak rakyat untuk melindungi dan melayani masyarakat, bukan untuk menjadi benteng perlindungan bagi oknum-oknum pencuri hak rakyat kecil. Kasus gudang Jalan Melati ini harus diusut tuntas sampai ke akar-akarnya tanpa ada yang ditutupi sedikit pun!

 

Bersambung…

Follow WhatsApp Channel indonesiaheadlinenews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aksi Aliansi Merah Putih di DPRD Langkat, Dugaan Limbah Lapas Jadi Sorotan, RDP Segera Digelar
MAFIA SOLAR DEPI RUSDIANTO KEBAL HUKUM: Kapolda Riau Didesak Copot Kapolsek Pinggir!
SKANDAL MAFIA BBM. Gudang Penimbunan dan Pengoplosan 60 Ton Solar Subsidi di Muara Basung Beroperasi Bebas, Hanya 30 Meter dari Pos Babinkamtibmas!
Soroti Dugaan Penimbunan BBM Subsidi di Kandis, Wartawan Di Kick: Kapolsek Bungkam, Anggota Dalih Pergaulan
BONGKAR! Usai Beritakan Gudang Oplosan Minyak, Wartawan Dikeluarkan dari Grup Humas Polsek Kandis — Ada Apa Sebenarnya?
Skandal !! Hutan Negara Dijadikan Jaminan dan Pungli, Camat Kuok Dituntut Audit Pemdes Bukit Melintang!
Sempat Tutup Beberapa Hari Karena Viral, Gelangang Perjudian Tembak Ikan Yepta Disamping Sekolah Yapim Situngaling – Karo Sudah Buka Kembali
Toko Roti DMR Srigunting Resmi Melaporkan Yono Selaku Perwakilan Atik Bakery yang Melakukan Tindakan Pencurian.
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:44 WIB

Aksi Aliansi Merah Putih di DPRD Langkat, Dugaan Limbah Lapas Jadi Sorotan, RDP Segera Digelar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:35 WIB

MAFIA SOLAR DEPI RUSDIANTO KEBAL HUKUM: Kapolda Riau Didesak Copot Kapolsek Pinggir!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:49 WIB

SKANDAL MAFIA BBM. Gudang Penimbunan dan Pengoplosan 60 Ton Solar Subsidi di Muara Basung Beroperasi Bebas, Hanya 30 Meter dari Pos Babinkamtibmas!

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:25 WIB

Soroti Dugaan Penimbunan BBM Subsidi di Kandis, Wartawan Di Kick: Kapolsek Bungkam, Anggota Dalih Pergaulan

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Skandal !! Hutan Negara Dijadikan Jaminan dan Pungli, Camat Kuok Dituntut Audit Pemdes Bukit Melintang!

Berita Terbaru